Apa yang anda pikirkan saat ada pesan-pesan yang muncul berulang? Termasuk saat anda sedang menggumuli sesuatu?

Aku mengalami hal itu minggu ini. Saat aku mendengarkan beberapa hal tentang puasa. Pesan ini muncul 3 kali dalam minggu ini.

Awalnya, saat aku mendengar perihal puasa ini dari Bang Willi, aku menganggapnya biasa saja. Walaupun kemudian muncul keinginan untuk puasa atau pantangan terhadap sesuatu yang aku senangi.

Keinginan untuk puasa sendiri muncul dari keinginan untuk mengerti apa yang Tuhan inginkan dalam hidupku. Terlebih saat aku masih bergumul mencari pekerjaan atau memulai usaha. Ya, sarana agar aku bisa mandiri dan berkarya.

Menyediakan waktu satu atau dua hari khusus dalam seminggu untuk lebih dan semakin menyadari karya Tuhan dalam hidupku. Lebih dari pada itu, aku dapat menggunakan saat puasa itu untuk mengetahui apa yang Tuhan inginkan dalam hidupku, dan panggilan apa yang khusus Dia berikan bagiku.

Perlu kejernihan hati, penyerahan diri yang utuh saat ingin mengetahui panggilan yang Tuhan berikan bagiku. Salah satunya melalui puasa dan meditasi atau waktu teduh.

Nah kembali soal pesan-pesan yang datang terus menerus. Setelah pembicaraan tentang puasa di ari kamis, hari jumat mucul lagi saat saya masuk di persekutuan pemuda. Rencananya mau umumkan promosi sekolah menulis dan jurnalistik.

Hari ini, muncul lagi saat saya buka email. Dalam renungan elektronik yang saya tentang puasa dan hakekatnya.

Saya sendiri tidak tahu apa maksud ini. Apakah memang ini satu panggilan Tuhan untuk puasa?

Sepertinya ini pun harus saya uji. Tapi, sebenarnya tidak ada salahnya juga saya coba untuk puasa atau menjalankan pantangan. Hanya, harus jelas untuk apa saya melakukan itu. Karena yesus sendiri tidak pernah meniadakan puasa. Sehingga, walaupun tidak menjadi tradisi yang dibakukan dalam tradisi Kristiani, puasa tetap termasuk dalam salah satu bagian dalam kehidupan Kristiani yang berpusat pada Kristus.

Pastinya, semua itu tidak ada hubungannya dengan penghapusan dosa, penyucian diri, atau untuk merayu Tuhan. Bagiku dalam proses ini, jadi satu bagian untuk menyadari kahadiran dan karya Tuhan dalam hidupku. Menyadari pekerjaan yang Dia lakukan, dan mendengar tujuan dan panggilanNya untuk hidupku.

 

Iklan