Awal tahun ini Graha Pena Batam sudah dua kali mengejutkan kami di Redaksi Batam Pos. Pertama soal kebijakan parkir berbayar. Ini membuat awak redaksi harus bayar parkir bulanan. Bagi pemilik motor butut seperti saya, kami mulai berpikir untuk memarkirkan motor di Masjid Raya ketimbang di halaman kantor. Kami yakin, di masjid, ada malaikat yang menjaga motor-motor itu.

Kedua, adalah renovasi ruang redaksi. Ini mulai dilakukan pada hari pertama saya masuk setelah cuti pada minggu ini. Awal minggu, foto-foto dicopot. Pertengahan minggu, penghargaan-penghargaan di lemari sudah diturunkan. Hari ini saat saya masuk untuk mengejar deadline majalah, sekat yang memisahkan newsroom dan redaksi pun dirubuhkan. Jadinya, ruang redaksi memang lebih lapang. Dan setiap pintu lift terbuka kami bisa melambaikan tangan pada orang-orang yang ada di dalamnya.

Sambil mengerjakan tulisan pertama tahun ini, saya mengambil beberapa gambar. Sekalian saya mencoba preset Lightroom yang dibuat oleh Erik Kim. Preset ini menarik karena dapat menghasilkan tampilan gambar seperti film Fuji Provia 400, Kodak Portra 400, dan Fujifilm Neopan 1600. Semua gambar saya ambil dengan kamera andalan saya saat ini, Ricoh GR III.

Iklan