Tak ada yang dapat mengalahkan rasa bangga yang muncul karena menciptakan sejarah. Apalagi, sejarah yang tercipta mengharumkan nama negara.

Seperti itu yang dirasakan oleh tim Irlandia Utara ketika Jhonny Evans dan kawan-kawan mengalahkan Ukraina 2-0 dalam lanjutan EURO 2016 di Prancis. Dalam laga yang sempat ditunda sesaat karena hujan es itu Irlandia mendapat kemenangan berkat gol Gareth McAuley pada menit 49 dan McGinn di masa injury time babak kedua.

Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Irlandia Utara yang baru pertama kali mengikuti Euro. Dalam laga pertama, Irlandia Utara harus menyerah 1-0 dari Polandia.

Kemenangan atas Ukraina membuka peluan Irlandia Utara untuk maju ke babak 16 besar. Apalagi laga lain antara Jerman dan Polandia berakhir imbang 0-0.

Kekalahan dari Irlandia Utara membuat nasib Ukraina diujung tanduk. Mereka belum pasti tersingkir karena masih berpeluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.

Persoalannya, hanya ada empat dari enam tim peringkat tiga yang akan melaju via jalur tersebut. Modal Ukraina untuk masuk menjadi salah satu dari empat tim itu minim karena mereka belum meraih angka sama sekali.

Peristiwa bersejarah ini menjadi kebanggaan bagi pendukung Irlandia Utara baik yang datang ke stadion maupun menonton di ibukota Irlandia Utara, Belfas. Mereka yang berada di Belfas merayakan gol dan kemenangan bersejarah Irlandia Utara dengan suka cita. Mereka bersorak, melambaikan bendera, dan ada yang merayakan kembang api. Suasana nonton bareng yang berlangsung di Titanic Quarter Fanzone itu sangat meriah menyambut kemenangan bersejarah tim mereka di Prancis.

Iklan