Banyak yang mencemooh Belgia ketika mereka kalah 0-2 dari Italia dalam laga pertama Grup E di EURO 2016. Saat itu strategi Antonio Conte sanggup melumpuhkan talenta-talenta muda Belgia yang kini menduduki peringkat pertama FIFA.

Memasuki laga kedua melawan Republik Irlandia, Belgia diramalkan akan kembali mengalami kesulitan. Irlandia memang dikenal sebagai tim yang gemar memberikan kesulitan untuk tim-tim unggulan setiap bermain di turnamen besar. Apalagi dalam kualifikasi tim asuhan Martin O’Neil sempat mengalahkan juara dunia Jerman.

Tuah Irlandia sempat tampak pda babak pertama ketika penyerang Belgia kesulitan menembus pertahanan John O’Shea cs. Sejumlah peluang Belgia hanya bisa tercipta dari situasi bola mati. Di babak pertama Irlandia juga sempat mengancap pertahanan Belgia.

Namun kemampuan Irlandia hanya bertahan hingga turun minum. Di babak kedua strategi Marc Wilmots membuahkan hasil. Romelu Lukaku berhasil menjebol gawang Darren Randolph di menit 48 memanfaatkan umpan Kevin De Bruyne.

Usai gol, Irlandia seharusnya mendapat tendangan penalti setelah penyerang Irlandia Shane Long dilanggar oleh dua bek Belgia. Tak dapat hadiah penalti Irlandia harus kembali kebobolan setelah Axel Witsel menjebol gawang Irlandia pada menit-61.

Gol Witsel membuat Irlandia semakin lumpuh. Lukaku kembali mencetak gol kedianya pada menit-70. Irlandia, meski memiliki semangat juang tinggi, tak mampu mengejar devisit gol hingga wasit Cuneyt Cakit membunyikan peluit panjang berakhirnya laga.

Romelu Lukaku merayakan gol pertamanya ke gawang Irlandia pada Sabtu (19/6) sore.

Gelandang Belgia Axel Witsel (6) menyundul bola ke gawang Irlandia untuk mencetak gol kedua timnya.

Romelu Lukaku (9) mencetak gol ketiga Belgia ke gawang Irlandia pada Sabtu (19/6) sore. Gol itu merupakan gol keduanya dalam laga dan turnamen Euro 2016.

Gelandang Belgia Axel Witsel (6) memeluk pelatih Marc Wilmots usai mencetak gol kedua dalam laga melawan Irlandia. 

Kiper Republik Irlandia Darren Randolph hanya bisa tertegun setelah gawangnya bobol tiga kali dalam laga kontra Belgia, Sabtu (19/6).

Gelandang Belgia Eden Hazar (10) bermain gemilang dalam laga melawan Irlandia. Ia memberikan satu assist untuk gol ketiga timnya yang dicetak Romelu Lukaku.

Penyerang veteran Irlandia Robbie Keane (10) yang turun sebagai pemain cadangan tak sanggup membantu timnya mendapat gol dalam laga melawan Belgia.

Setelah gol pertama Belgia, Irlandia seharusnya mendapat hadiah penalti ketika dua bek Belgia Thomas Vermaelen (3) dan Toby Alderweireld (2) melanggar penyerang Irlandia Shane Long (9).

Selain Eden Hazard, gelandang Belgia Kevin De Bruyne (7) menjadi motor permainan timnya. Ia menguasai lapangan tengah dan memberikan umpan matang yang salah satunya menjadi gol pertama yang dicetak Romelu Lukaku.

Pemain Irlandia tertunduk setelah gawangnya kebobolan oleh serangan-serangan pemain Belgia. 

Iklan