Luwu Timur (Yermia Riezky/Alamy)

Sudah lima tahun saya mengelola blog pribadi saya yermiariezky.wordpress.com. Kalau mau jujur, saya sebenarnya susah payah mengelolanya karena postingan blog ini hanya sekedar menunggu mood atau inspirasi. Temanya pun tak tentu, kadang pengalaman pribadi, pemikiran, perjalanan, jurnalisme, sepakbola atau blog foto.

Tak adanya kejelasan membuat saya berpikir untuk berhenti ngeblog. Tapi niat itu tak pernah terwujud karena paling tidak sebulan sekali saya masih posting di sini.

Karena masih ada sisa-sisa keinginan untuk menulis di blog ini, memasuki tahun kelima saya memupuk keinginan untuk lebih giat dan serius mengisi laman pribadi saya ini.

Tahap awal, saya merenovasi domain blog ini menjadi yermiariezky.com. Alamat yang minimalis ini sekedar membangkitkan semangat saya. Tampak lebih keren memang kalau saya menghilangkan domain wordpress.com nya, hehe.

Setelah itu saya ingin memfokuskan bahasan saya menjadi tiga bidang yakni penulisan, fotografi dan pemikiran pribadi. Saya merasa tidak akan (sedikit sekali) menulis hal-hal yang berhungan dengan traveling karena saat ini keadaan membuat saya menjadi anak rumahan. Saya juga tak akan berceloteh soal kondisi negara seperti yang dilakukan aktivis media sosial Denni Siregar.

Kalau saya membahas hal-hal terkait penulisan atau fotografi bukan karena saya ahli dalam kedua hal ini. Saya memang beberapa akan memosting tulisan dalam bentuk pemikiran dan karya fotografi saya dalam bentuk blog foto, namun kebanyakan saya akan mengelola berbagai informasi mengenai dua bidang itu dari berbagai sumber yang ada. Untuk foto, saya bisa menggunakan fasilitas embed Getty Images untuk menampilkan ilustrasi sebuah artikel atau parade foto.

Salah satu resolusi saya untuk tahun 2016 adalah ngeblog sekali seminggu. Saya berharap, setelah merenovasi rumah ini saya bisa mewujudkan resolusi itu meski, kenyataannya, harus saya mulai sejak semester kedua tahun ini.

Untuk saya, menulis blog ini merupakan satu perjuangan tersendiri, sama seperti mengumpulkan receh dari hidup sebagai freelancer dan menangani usaha daster emak-emak bersama istri. Butuh kemauan, ketekunan, kesabaran dan kreativitas untuk menuntaskan kegiatan ini.

Meski berniat menyeriusi blog ini, saya tidak punya tujuan khusus. Saya hanya berusaha melatih lagi kemampuan menulis saya yang sudah lama menganggur sejak meninggalkan Batam Pos bulan Mei tahun lalu. Lewat blog ini, saya juga ingin mengembangkan kemampuan menulis kreatif terutama dalam berbagi informasi atau atau menuangkan pemikiran saya.

“Jika anda ingin menulis karena mencintai dunia penciptaan, menulislah dalam suasana hati apapun.” – A.S. Laksana

Iklan