DSC_4163
© Yermia Riezky

Hi,

Minggu ini saya mulai menulis di platform lain dan sebuah publikasi non profit. Publikasi itu adalah Medium dan situs gegama.id.

Medium merupakan platform blog yang sebenarnya mirip dengan WordPress. Namun ia lebih sederhana dengan tampilan putih dan font default yang tidak bisa diubah. Sementara gegama.id merupakan publikasi yang dikelola oleh Mapala Gegama, organisasi pencinta alam di mana saya aktif saat kuliah di Fakultas Geografi UGM.

Ada tiga tulisan saya di Medium. Dua tulisan pertama saya saya salin dari laman worpress ini sedangkan satu tulisan baru adalah bahan buku Dwi Dasawarsa Paroki Santo Damian Bengkong, Batam. Tulisan itu membahas mengenai sejarah paroki yang memasuki usia ke-20 pada tahun lalu.

Sementara itu tulisan saya di gegama.id adalah tentang upaya menjaga pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau. Beberapa tulisan saya yang ada di situ sebelumnya sudah naik di Majalah Batam Pos. Saya meramunya kembali sebelum diterbitkan di laman tersebut.

Ke depannya saya ingin menjadikan Medium sebagai wadah untuk menuangkan pikiran atau kajian tentang hal-hal yang berkembang di masyarakat. Sedangkan di laman gegama.id saya ingin menggunakan untuk menulis artikel-artikel yang berhubungan dengan geografi, sejarah, dan budaya.

Saya juga membangun situs kreatifmenulis.com yang akan saya gunakan untuk mendorong pembacanya selangkah lebih berani dan maju dalam kegiatan menulis. Nantinya website pribadi saya ini akan saya gunakan untuk membahas fotografi dan kopi.

Di bawah ini merupakan link tempat saya berkontribusi maupun membangun web. Saya berharap anda bisa menikmatinya dan memberi masukan agar saya bisa menulis dan menyajikan informasi lebih baik.
Tulisan di Medium

Tulisan di gegama.id

Tulisan di Kreatif Menulis
Salam, Eky

Iklan