“Urusan Kantor Serahkan Ke Regus, Klien Fokus Pada Bisnisnya”

Lobi Regus Makassar
Suasana di lobi dan longue Regus Makassar.

(Artikel ini disponsori oleh Regus Makassar)

Infrastruktur kantor kerap menjadi persoalan para entrepreneur yang baru mengawali usahanya. Berbagai pertimbangan harus mereka pikirkan, apakah harus bekerja di rumah, menyewa ruko, atau menyewa ruang kantor di sebuah gedung.

Para pengusaha maupun pemilik startup memang harus cermat dalam mempertimbangkan investasi awal ini. Kesalahan dalam menghitung investasi awal seringkali menjadi salah satu penyebab gagalnya usaha mereka.

Biang kesalahan perhitungan itu adalah investasi kantor. Di awal usaha atau pembangunan startup, biasanya usaha hanya dijalankan oleh satu atau dua orang. Namun impian memiliki sebuah tim dalam jumlah besar membuat mereka memutuskan menyewa ruko sebagai kantor.

Hari demi hari berjalan, beban operasional kantor rupanya menguras keuangan sang pengusaha pemula. Sementara usaha yang dijalankan belum balik modal atau belum ada investor yang bersedia mengucurkan dana untuk pengembangan ide yang diajukan pada pemilik startup.

Pada titik ini, beberapa pengusaha terpaksa menerima kenyataan tidak melanjutkan impiannya. Mereka mengubur impian karena tak cermat menghitung biaya perawatan kantor, beban listrik, gaji office boy, atau mengadakan perlengkapan kantor.

Menurut General Manager Regus Makassar, Hazanah Dewi pengusaha pemula atau pemilik startup semestinya tidak perlu pusing memikirkan perawatan dan fasilitas pendukung usaha mereka. Dewi mengatakan, karena umumnya usaha itu hanya dikerjakan oleh satu orang, maka jika mereka membutuhkan kantor, sebaiknya kantor itu tidak membebani keuangan mereka. “Jika mereka fokus dengan bisnisnya, maka bisnis itu akan berkembang,” ujar Dewi ketika berbicara dengan saya minggu lalu.

Dewi memimpin Regus Makassar untuk membantu para pengusaha pemula maupun pemilik startup di Makassar berkembang lewat layanan sewa kantor terjangkau. Regus menyediakan ruang kantor, meja, maupun membership longue yang dapat disewa agar para klien fokus membangun usahanya. Di Regus, klien hanya membayar biaya sewa kantor tanpa perlu memikirkan infrastruktur lain.

Regus Makassar merupakan salah satu dari 22 cabang Regus yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu, ia juga bagian dari jaringan layanan Regus global yang tersebar di 3000 lokasi di seluruh dunia.

Sejak beroperasi di Makassar pada awal 2015, Regus sudah menarik sejumlah klien mulai dari pengusaha lokal hingga penanam modal asing (PMA). Meski begitu, Dewi berharap Regus bisa memberi manfaat lebih banyak pada pengusaha maupun penggiat startup lokal di Makassar. Apa upaya untuk mewujudkan itu? Berikut wawancara lengkapnya:

Mengapa Regus memilih Makassar?

Alasan pertama adalah Makassar termasuk lima kota besar di Indonesia. Kemudian selama 3 tahun terakhir Makassar merupakan salah satu dari tiga kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Dengan demikian Makassar memiliki potensi. Alasan lain adalah Makassar merupakan pintu gerbang Indonesia Timur. Otomatis perusahaan yang wilayah kerjanya di Indonesia Timur akan buka kantor di Makassar.

Ketika perencanan hingga Regus Makassar dibuka, seperti apa kebutuhan sewa kantor di Makassar?

Kebutuhan kantor mengikuti pertumbuhan ekonomi. Kita bisa lihat pertumbuhan gedung kantor yang semakin banyak, sama halnya dengan pembangunan ruko dan lainnya. Kondisi ini mendorong pengusaha dari luar terutama dari Jakarta akan terpikir untuk membuka cabang di Makassar. Di samping itu lokal entrepreneur seperti startup akan membutuhkan kantor. Jadi kalau dibilang kebutuhan sangat besar. Masalahnya adalah model produk yang kita tawarkan termasuk hal yang baru. Butuh waktu mengedukasi masyarakat Makassar kalau kita punya layanan seperti ini.

Apakah masyarakat pengusaha Makassar belum tahu ada servis seperti ini?

Kebanyakan mereka berpikir menyewa yang konvensional seperti ruko lebih murah. Tapi sebenarnya mereka tidak tahu yang namanya kecil-kecil. Kalau di Regus kita sudah termasuk, perabotan, listrik, telepon, parkir, keamanan. Kita sudah mencakup semuanya. Jika menyewa ruko, pada saat mereka masuk otomatis harus melakukan renovasi dan fitting out. Biayanya tidak sedikit. Kemudian mereka memperkerjakan resepsionis, petugas kebersihan, yang membutuhkan gaji bulanan. Lalu mereka harus cari perabotan kantor, membayar biaya listrik dan biaya-biaya konsumsi kantor per bulan. Selain itu mereka harus beli genset. Jadi ada biaya yang mereka sendiri tidak prediksi dari awal.


Apa bahayanya jika biaya seperti itu tidak dihitung di awal?

Biaya yang lebih banyak di awal otomatis risiko kerugian akan besar. Saya pernah membaca, 60 persen kesalahan pengusaha adalah saat menghitung investasi awal (terutama) di investasi staf dan kantor. Kita boleh berpikir progresif, saya nanti akan jadi 10 orang. Tapi ketika anda berpikir nanti 10 orang anda tidak perlu menyewa untuk 10 orang lebih dulu. Tidak perlu bayar 10 orang sekarang.

Jadi, apa yang membedakan Regus dengan sewa kantor lainnya?

Motto kami di Regus ‘Growing with Regus’, Berkembang Bersama Regus. Di Regus anda bisa menyewa untuk satu orang saja. Jika ada penambahan staf bisa tambah ruang. Jadi tidak ada investasi di awal saya harus bayar untuk 10 orang. Jadi misal satu bulan ini dia sewa untuk satu orang, bulan depan bisa untuk sewa dua orang, lalu untuk tiga orang. Semua tergantung perkembangan bisnisnya. Seharusnya investasi di awal investasi di marketing. Bukan investasi di infrastruktur dan operasional. Regus akan membantu untuk memengurangi infrastruktur dan operasional sehingga investasi para pengusaha bisa dialihkan ke biaya marketing.

Anda memberikan banyak gambaran jika pengusaha menyewa di ruko. Bagaimana jika pengusaha menyewa ruang kantor di gedung?

Gedung membutuhkan perawatan. Kalau kita sewa langsung ke gedung itu ada yang namanya biaya servis. Di Regus kita tidak ada biaya itu. Kalau kita sewa gedung sendiri atau ruko kalau terjadi bocor siapa yang membenarkan dan membayar AC rusak? Kalau di sini AC rusak saya tidak bebankan ke klien. Itu adalah biaya yang tidak terduga yang bukan biaya tenant. Bisa dibayangkan kalau anda punya ruko dan anda lupa biaya perawatan, bila ada kerusakan atau ada rayap, itu menjadi tanggungjawab sendiri.

Bagaimana anda mengedukasi masyarakat di Makassar dan apa tantangannya?

Tantangan sesungguhnya adalah masyarakat belum kenal betul dengan poduk kita. Di sini konsep dan pola pikir bukan kualitas, tapi kuantitas. Maksudnya orang masih berpikir saya menyewa (di Regus) untuk dua orang sama dengan saya biaya ruko. Mereka tidak tahu ada investasi lain. Mereka sewa satu tahun, itu kan kosong.

Selain masalah kualitas dan kuantitas itu, apa keungulan Regus Makassar dibanding menyewa kantor konvensional?

Pertama alamat yang representatif. Contohnya Jalan Urip Sumoharjo. Kalau mau perbandingan apple to apple seharusnya cari ruko yang lokasinya di juga Jalan Urip Sumoharjo. Ruko di sekitar sini cukup mahal. Belum biaya perawatannya, karena sewa ruko kosong. Saya bahkan pernah melakukan perhitungan perbandingan kepada salah satu klien kita yang dari Jakarta. Dia minta saya menghitungkan perbandingan jika ia menyewa ruko atau kantor di gedung dengan regus. Saya bikin perbandingannya dan kami jauh lebih murah.

Walaupun awalnya kelihatan ruko lebih murah?

Iya. Saat itu dia bilang dapat tawaran ruko 40 juta per tahun. Saya tanya mereka, 40 juta itu di mana alamatnya. Dia kasih tahu alamatnya cukup jauh (dari pusat kota), di daerah perindustrian dan kurang representatif sebagai kantor. Saya sampaikan ke dia apakah dia mau Regus yang berada di jalan Urip Sumoharjo samping jalan tol? Saya kemudian bikin perbandingannya dan ruko itu. Saya bikin perbandingan dengan excel, ditambah  biaya maintanance bulanan, fitting out di awal, kemudian ditambah office boy, reception, ditambah dengan listrik dan lain-lain. Saya juga bilang mereka harus tahu ada potensi banjir. Kalau terjadi banjir, bukan hanya kantor bapak yang rusak tapi semua komponen yang ada di dalamnya ikut banjir. Kami ada di lantai 5  kecuali ada force majeur kami masih aman.

Apakah anda pernah mendapat cerita dari orang yang awalnya ingin menyewa kantor di Regus namun batal?

Beberapa waktu lalu sempat ada yang datang, waktu itu dia sempat  mau sewa di sini, tapi akhirnya memilih untuk sewa rumah. Dengan catatan awalnya lebih murah. Kemudian akhirnya dia datang dan sampaikan kalau saat ini ia kebingungan karena ada penyusutan staf. Untuk jumlah staf yang ada, rumah itu terlalu besar. Mereka butuhnya kantor yang lebih kecil. Sedangkan mereka terikat kontrak selama dua tahun dan sudah dibayar. Kalau di Regus kan kita bayarnya per bulan sementara dia sudah investasi dua tahun. Kalau dia harus pindah, maka hangus duitnya. Jadi kala dia mau tetap di situ, biaya operasional rumah itu besar. Pilihannya apakah tinggal di situ dengan biaya operasional besar atau hangus. Di Regus dia bisa berkembang dan turun pun bisa. Kalau ada pengurangan staf bisa diatur.

Di Makassar layanan apa saja yang diberikan Regus?

Produknya di seluruh Regus sama. Kami punya tiga produk, pertama Membership yaitu penggunaan longue, di Regus mulai dari harga Rp 250 ribuan. Konsepnya menggunakan Longue, bebas mengambil kopi dan teh, dan bebas menggunakan internet. Namanya longue itu siapa duluan datang, itu yang pertama dilayani. Sama modelnya kalau kita kerja di warkop atau di kafe. Hanya, kalau kerja di kafe duduk seharian tidak enak kalau minum kopinya cuma satu. Kalau dihitung secangkir kopi harganya Rp 20 ribu. Tidak mungkin dong kalau sehari hanya satu gelas. Kalau setidaknya dua cangkir, minimal Rp 40 ribu. Sepuluh hari sajaRp  400 ribu. Di Regus, bayar Rp 250 ribu, kerja 22 hari, Senin-Jumat. Kopi dan tehnya gratis, sudah dengan free internet. Jadi konsepnya pun lebih tenang, lebih efisien biayanya.

Apa manfaat lain yang didapat pemilik Membership?

Tambahannya untuk para traveler, dia tidak hanya akses di Makassar tapi bisa nasional. Artinya dia tidak hanya pakai di Regus Makassar tapi di semua longue Regus di Indonesia. Otomatis untuk traveler, pengusaha, wartawan yang mobile mereka akan sangat merasakan gunanya menggunakan Membership.

Apakah bisa untuk akses Regus global?

Ada yang akses global, membershipnya 500-ribuan.

Setelah Membership?

Kami punya Virtual Office, layanan kantor maya di mana orang-orang bisa menyewa alamat atau nomer telepon yang ada di Regus. Itu sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan tersebut. Tidak ada perusahaan spesifik yang mengambil layanan Virtual Office. Namun, layanan ini biasanya digunakan oleh klien-klien kita yang lebih banyak mobile. Ketiga adalah kantor permanen. Mereka yang adalah klien kita bisa akses 24 jam ke dalam kantornya. Sewanya bisa dimulai dari satu orang. Khusus untuk klien kami baik itu Virtual Office maupun Office itu sudah dapat paket Membership global.

Untuk penyewa Office di Regus Makassar, apakah di Regus lain bisa pakai office juga?

Di regus lain hanya menggunakan longue saja. Tambahannya mereka bisa menggunakan meeting room dengan diskon 10 persen.

Untuk saat ini, di Regus makassar profil kliennya seperti apa?

Di sini sudah sangat bervariasi. Ada cabang klien kita dari Jakarta yang ingin membuka cabang di Makassar. Mereka sudah menyadari kalau di sini lebih efisien terutama jika hanya menaruh satu orang perwakilan saja. Apalagi untuk representatif akan lebih banyak diluar. Jadi Regus akan mengurus seluruh pengelolaan kantor, dia tinggal menjalankan bisnisnya saja.

Dengan fokus pada bisnisnya, klien kami bisa berkembang. Misal dari sebelumnya dia mempekerjakan satu orang, kemudian tambah lagi satu orang. Bisnisnya berkembang karena dia tidak pusing dengan pengelolaan kantor.

Bagaimana dengan profil klien lain?

Klien kami ada perusahaan logistik, ada PMA (Penanam Modal Asing), pengusaha lokal, perusahaan alat berat, juga marketing untuk sekolah pilot. Banyak macam. Selain itu ada juga manajemen konsultan dari jakarta, kita ada marketing English Today, semacam kursus pelatihan untuk perusahaan dan komunitas.

Umumnya apa layanan kantor seperti apa yang mereka butuhkan ?

Banyak dari klien kami wilayah kerjanya di Indonesia timur. Jadi otomatis kebanyakan jarang ada di kantor. Dalam satu minggu, mereka mungkin hanya ada dua hari ada di Makassar. Empat harinya ada yang ke Kendari, Manado, dan sebagainya. Nah, jika mereka meninggalkan kantor, masalah keamanan mereka tidak pusing, dokumen ada yang terima. Jadi benar-benar mereka bisa fokus ke pekerjaan mereka.

Kemudahan apa yang diberikan Regus pada klien jika dibandingkan mereka menyewa langsung ke gedung?

Kalau kita spesifik gedung, pertama mereka punya batas minimal periode sewa biasanya per enam bulan. Kemudian pembayarannya langsung atau per tiga bulan. Mereka semua otomatis seperti ruko memberikan ruang kosong dengan sewa per periode. Sebaliknya kami bisa perbulan walaupun juga bisa per periode. Dan kalau 12 bulan otomatis biayanya lebih murah. Ruko dan gedung masalahnya hampir sama.

Jadi, jika menyewa langsung ke gedung, juga tidak mendapat fasilitas ?

Tidak, kalau sewa hanya ruangan. Dia tidak punya resepsionis dan office boy. Ada cleaning service tapi hanya membersihkan daerah luar bukan dalam kantor.

Sama saja dengan ruko ya?

Iya, dia bertanggungjawab atas ruangannya sendiri. Jadi kalau dia mau bersihkan ruangannya ya dia bersihkan sendiri atau sewa office boy. Kalau di Regus kan kita bersihkan ruangannya satu hari satu kali satu minggu kita vakum.

Dalam dua tahun Regus, berapa peningkatan klien?

Soal pertumbuhan kita tidak bisa ungkapkan tapi yang bisa kami sampaikan di semester terakhir tahun lalu sampai saat ini perkembangan revenuenya cukup pesat dari cukup tinggi. Karena 2015 kan kita baru buka dan kita mulai berkembang di tahun 2016.

Klien dari Makassar berapa persen?

Kalau tidak salah saat ini 30 persen Makassar. Tujuh puluh persen masih luar kota, terutama Jakarta. Saya yakin kenapa baru 30 persen, bukan karena kita tidak butuh, tapi karena kita tidak tahu.

Ada salah satu klien yang mencari sewa kantor di internet kemudian ke sini. Apakah semua seperti itu?

Semua karakternya seperti itu. Tujuh puluh persen ketika orang datang ke Regus mereka akan ambil karena mereka lihat potensinya lebih bagus, biayanya efisien dan sangat membantu. Umumnya mereka baru mulai, punya staf satu orang jadi mereka tidak perlu sewa ruko mereka sewa di sini sudah punya fasilitas lengkap.

Berapa lama proses pengurusan?

Sangat cepat. Kalau memang mereka bilang butuh besok, saya bisa siapkan besok dari nomor telepon sampai tempat pun sudah siap. Prosesnya tidak lama. Pernah juga ada klien yang mulainya hari itu saat tanda tangan kontrak. Karena dia tidak butuh proses fitting out lagi.

Jika ada tambah staf di tengah bulan, apakah kontrak yang lama itu bisa langsung diubah?

Bisa. Jadi klien tidak harus berpikir Saya harus mulai dari awal bulan untuk menambah orang. Jadi per hari ini dia nambah staf, dia bisa pindah. Kita urus administrasinya dan setelah tanda tangan sudah bisa pindah hari itu juga. Itu pun dia tidak bayar penuh karena dia mulainya pertengahan bulan.

Untuk tahun 2017, apa rencana Regus di makassar?

Kami mau Regus lebih dikenal karena saya sangat percaya bahwa regus akan sangat membantu pengusaha-pengusaha lokal. Saya berharap di tahun 2017 kondisi kita bisa 50-50 antara perusahaan Jakarta dan perusahaan lokal karena saya harap pengusaha lokal pun bisa tahu produk Regus jauh lebih efisien.

Artikel terkait:

11 Keuntungan Bekerja di Coworking Space

Jika anda tertarik dengan layanan sewa kantor Regus Makassar, anda bisa datang ke Graha Pena Lantai 5, Jalan Urip Sumoharjo No.20 atau menelepon ke (0411) 366 2100. Anda juga bisa menghubungi email hazanah.dewi@regus.com .
Iklan