saldi_20180531_003358
Saldi dalam laga PSM melawan Madura United (Foto: Abdiwan / Tribun Timur)

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts memainkan komposisi yang berbeda saat menjamu Madura United di pekan ke-11 Liga 1, Rabu malam. Ia melakukan sejumlah rotasi dari pemain yang diturunkan saat melawan Persib Bandung minggu lalu.

Masih menggunakan pola 4-4-2 seperti di Bandung, Robert memasukkan nama Hasyim Kipuw di bek kanan, Reva Adi Utama sebagai bek kiri, dan Saldi sebagai sayap kiri. Di depan Ferdinand Sinaga dibangkucadangkan untuk memberi kesempatan striker Bruce Djite bermain sejak awal.

Masuknya nama Saldi menjadi perhatian karena penampilannya dinantikan oleh para suporter PSM. Ia sempat bermain sangat baik ketika PSM menggelar turnamen antarklub Asean pada masa pra musim dan di turnamen Piala Presiden.

Sayang, ia kalah bersaing dengan M Rahmat dan Zulham Zamrun. Di laga sebelumnya melawan Persib, posisi sayap kiri ditempati Wasyat yang lebih banyak membantu pertahanan untuk menghambat laju Febri Haryadi.

Kesempatan main sejak awal tidak disia-siakan Saldi. Bersama Reva, ia membangun serangan untuk mengacak-acak sisi kanan pertahanan Madura.

Di babak pertama, tampak Saldi masih kebingungan dan gugup menjalankan perannya. Umpan-umpannya ke Bruce Djite dan Guy Junior kerap dipotong atau terlalu jauh. Namun di penghujung babak pertama, ia mulai menunjukkan gocekannya dan punya peluang tembak, sayang sepakannya terlalu lemah dan menyamping.

Masuknya Ferdinand menggantikan Djite di awal babak kedua membuat permainan Saldi meningkat. Kerja samanya dengan Ferdinand berulang kali merepotkan pertahanan Madura. Pemain bertahan Madura yang kepayahan menahan alur bola dari sisi kanan pertahanan memaksa mereka membuang bola dan melahirkan sepak pojok.

Dari sepak pojok inilah Saldi dua kali mengirim umpan yang menciptakan peluang berujung gol. Guy Junior (menit 56) dan Rizky Pellu (menit 80) berhasil mencatak gol ke gawang Angga Saputra, keduanya berawal dari sepak pojok Saldi.

Penampilan Saldi menuai pujian. CEO PSM Munafri Amiruddin bangga dengan penampilan Saldi dan pemain muda lainnya malam itu. “Saya rasa penampilan Saldi dan Reva cukup bagus, keduanya menjalankan tugas dengan baik,” kata Munafri.

“Dia (Saldi) bermain bagus pada laga ini, dan kami menang,” kata pelatih PSM Robert Alberts.

Penampilan cemerlang Saldi melawan Madura United jelas membuat Robert senang bercampur puyeng. Ia akhirnya menemukan kepingan yang hilang yang dapat ia gunakan dalam pola 4-4-2, formasi PSM dalam dua laga terakhir.

Namun hadirnya Saldi membuat Robert harus memeras otak untuk memilih pemain yang akan ia turunkan mengingat di posisi itu ada Zulham Zamrun, M Rahmat, dan Arsyad Yusgiantoro.

33898050_1701832966575475_5536495719680049152_n

Kedalaman lini tengah PSM musim ini mungkin salah satu yang terbaik di Liga 1. Selain Zulham dan Arsyad, PSM masih memiliki Rasyid Bakri, Arfan, dan Asnawi Mangkualam yang tidak diturunkan semalam.

Kini tinggal Robert yang pandai-pandai menentukan siapa pemain yang layak tampil. Munafri mengingatkan pelatih asal Belanda itu untuk tidak asal mengganti pemain. Ia mewanti-wanti agar pemain yang benar-benar bagus saat latihan lah yang dimainkan.

Selanjutnya, PSM akan melakoni laga mahaberat saat bertandang ke Stadion Mandala, kandang Persipura. Pelatih Persipura, Peter Butler mangaku sudah mengantongi kelemahan PSM karena pemainnya itu-itu saja. Namun, strategi baru Roberts bisa membuka peluang merebut poin.

Iklan